Sepulang dari masjid petang ini kutemui pemandangan yang menggelitik jiwaku. Saat berjalan pulang, didepanku terdapat 2 bapak-bapak, yang satu berumur sekitar 40thnan sedangkan yang satunya lagi terlihat sedikit lebih muda. Keduanya sama-sama memakai payung karena memang sedang turun gerimis. Keduanya berjalan beriringan dengan bergandeng tangan, sedangkan tangan yang sebelahnya sama-sama memegang payung masing-masing. Mereka berjalan pulang sambil berbincang ringan mengenai keluarga masing-masing.
Bagiku hal seperti ini adalah pemandangan yang langka. Aku sendiri seumur hidup belum pernah berjalan bergandengan tangan seperti itu. Iya..aku takkan mau!. Stu-satnya orang yang pernah aku gandeng hanyalah Ibu semenjak 3 minggu yang lalu, pun itu karena Ia baru saja dioperasi sehingga belum dapat berjalan sendiri.
Hal ini membuatku berpikir bahwa memang setiap muslim adalah saudara, akan tetapi apakah persaudaraan yang dimaksudkan oleh Rasulullah dan yang telah beliau contohkan juga sehangat itu?
Wallahualam, aku tidak tahu jawabannya. Satu hal yang jelas, bahwa salah satu hikmah dari diwajibkannya sholat berjama’ah yang aku ketahui adalah untuk mensyi’arkan Islam, dan ketika yang disyi’arkan adalah melaksanakan kewajiban atas dasar kecintaan pada Rabbnya, serta dibalut dengan hangatnya persaudaraan setiap muslim, maka sungguh indah Islam ini.
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar



Makanya sholat Jama’ah Yuk. Agar hati-hati ini hidup dengan naungan cahayanya.
setiap muslim di persaudarakan karena persamaan aqidah. sehingga tidak ada sekat, ras, suku, golongan, negara de es be. bagaikan satu tubuh dimana ketika salah satu anggota tubuh sakit maka seluruh tubuh ikut merasakannya. pertanyaannya “di manakah rasa persaudaraan ummat islam saat ini yang hanya diam menyaksikan penderitaan saudaranya di negeri muslim nan jauh disana yang terjajah???”
Sebuah renungan untuk kita semua..
Yuk..yuk..yuk..